Monthly Archives: June 2011
Patah Hati
Hem,
mungkin aku terlalu banyak berharap
semakin aku tau, semakin tinggi asaku
seakan tak ada batas
hanya kadang terbersit sadar
sesaat
mungkin perlu cukup waktu
tak sekedar dalam hitungan minggu
lalu kembali kupompa
harapan itu
bisa.. bisa.. bisa.. Read the rest of this entry
Persimpangan Jalan (Session 2-end)
Persimpangan Jalan ( Session 2-end)
Di persimpangan
Aku berdiri membisu
Harus kuputuskan
Ke manakah ku melangkah…
Jangan lagi
Usikku meski aku tak tahu
Ke mana lagi aku berlari
Kejar harapan yang sempat mengelam
Biarkanlah
Kuhidup dengan nafas yang baru
Nafas yang menyimpan kedamaian
Di persimpangan aku berdiri
–Edcoustic–
Yah, memang harus segera diputuskan. Meski mungkin dengan sakit yang masih menyelimut. Daripada mati. Bergerak adalah suatu keniscayaan agar kehidupan terus berjalan. Setidaknya, kita tahu jalan kembali ke persimpangan dan memilih jalan yang benar ketika pilihan kita salah.
Terkadang mungkin kita tahu arah yang dituju, tapi menemukan beberapa jalan yang seolah sama ke tujuan. Bingung. Lalu, bagaimana memutuskannya sementara kita tak tahu jalan mana yang benar? Read the rest of this entry
Persimpangan Jalan (Session 1)
Tak sekali dalam hidup, kita dihadapkan pada lebih dari satu pilihan. Kalau hanya satu ya bukan pilihan namanya
Memilih brokoli mana yang akan dibeli, kendaraan apa yang akan dijadikan teman setia, hingga pilihan-pilihan yang bersifat strategis dan jangka panjang seperti menikah dengan siapa, melakoni profesi apa, dan memilih jalan hidup seperti apa.
Tapi di sini saya tidak ingin mengajak berdiskusi tentang brokoli ataupun kendaraan. Bukan pula soal menikah dengan siapa (karena kalo sudah jodoh toh tak akan ke mana). Saya lebih ingin berdiskusi (meskipun mungkin awalnya berdiskusi dengan diri sendiri) tentang bagaimana menyikapi berbagai macam pilihan hidup yang datang silih berganti. Pilihan yang berefek strategis terhadap kebahagiaan kita di dunia dan terutama di akhirat nanti. Read the rest of this entry

