Blog Archives
I.B.U.
I.B.U.
Panggilan sederhana bagi anak semua usia.
Hari ke hari pun aku semakin mencintainya.
Pun di saat ia sekarang jauh dariku,,,tempat terjauh selama ini yang memisahkan kita.
I.B.U.
Hampir semua orang akan sepakat dengan kehebatan seseorang dengan panggilan ibu. Aku akan bercerita tentang kehebatan seorang ibu dari sisi yang sangat sederhana, sisi yang mungkin tidak akan pernah kita lirik sebelumnya. Sisi yang mungkin terkadang kita remehkan atau kita sekedar berucap “Ah,,itu kan emang wajar. Kalau jadi Ibu ya begitu.. Read the rest of this entry
Catatan Hati Seorang Istri
Pernah baca buku ini? Seperti buku sebelumnya yang saya bahas di blog ini,,buku ini juga dirilis oleh mbak Asma Nadia dengan sumber tulisan dari si empunya cerita. Pertama kali baca buku ini,,,saya seperti terhempas ke dalam kenyataan hidup di luar sana,,yang seolah-olah tak mungkin terjadi. At least,saya sulit percaya hal itu bisa terjadi. Perselingkuhan di mana-mana, siapapun bsa melakukannya. Sedihnya,di buku mbak Asma,,perselingkuhan itu beberapa kasus dilakukan oleh orangyang dianggap faham betul, aktivis,punya jenggot, dan kathok-e cungklang. Khilaf….??? Read the rest of this entry
PALESTINE LOVE STORY-1
Hati yang Mati vs Hati yang Hidup
Penyerangan Israel atas Freedom Flotilla sudah banyak dikabarkan sebelum peristiwa itu benar-benar terjadi. Namun, mungkin kita yang mempunyai hati yang masih normal masih berbaik sangka bahwa Israel tidak akan berbuat senekat itu. Penyerangan kontingen kemanusiaan di laut internasional benar-nbenar pelanggaran hukum dari sisi manapun. Kita lupa bahwa mereka adalah Bangsa Kera yang tak pernah memakai logika. Insting dan kekuatan menjadi alat utama asal makanan empuk mereka dapatkan, asal tidak ada yang menghalanginya untuk mencapai derajat kenyangnya. Alasan-alasan dusta yang tidak masuk akalpun dilontarkan dalam konferensi pers dan media, baik media local maupun internasional. Dan anehnya, sebagian orang percaya.
Untuk orang-orang yang percaya degan kebohongan Israel ini, saya hanya bisa mengucapkan Innalillaahi wa inna ilaihi roji’un. Mungkin terlalu lama hati mereka mati dengan jasad dan rupa yang tetap menawan. Hatinya sudah mengalami nekrosis kronis sehingga tak mungkin lagi untuk dirawat. Bagaimana mungkin sebuah tragedi kemanusiaan terjadi kembali dan mereka tetap berdiam diri? Sibuk dengan akivitas sehari-hari demi mengumpulkan materi yang sama sekali tidak berarti.
Bagi kita yang menyadari bahwa ini adalah kebrutalan Internasional, saya katakana Segala Puji bagi Allah. Hanya dengan hidayah Allah kita masih bisa merasakan sensitifnya hati kita atas nama kemanusiaan. Apapun motifnya, apapun maksudnya.
Untuk Ridho Illahi-kah? Read the rest of this entry
Kelemahan Kita yang Membuat Barat Menjadi Kuat
oleh Syaikh Muhammad Mahdi ‘Akif
Dengan nama Allah, Segala puji bagi Allah. Shalawat dan salam bagi Rasulullah dan orang-orang yang mengikutinya, amma ba’du.
Berbagai peristiwa besar yang menimpa umat Islam mendorong kita untuk selalu merenung tentang kondisi umat Islam yang sebenarnya. Dulu, generasi awal umat ini berpegang teguh pada agamanya. Merekalah umat yang luhur, dimana tentara mereka dapat berdiri tegak dihadapan pasukan musuh yang melampaui batas, yang terbesar pada masa itu.
Saat itu mereka mengatakan, “Sesungguhnya Allah mengutus kami untuk mengeluarkan umat ini dari penyembahan kepada hamba sahaya menuju penyembahan kepada Allah Ta’ala yang satu. Mengeluarkan manusia dari kezaliman berbagai agama kepada keadilan Islam. Membebaskan manusia dari sempitnya dunia menuju luasnya dunia dan akhirat.”
Begitupun para penggantinya, pernah menyampaikan dengan penuh percaya diri kepada awan yang berhembus di udara: “Turunkanlah hujan sekehendakmu, maka pastilah curahanmu akan menimpaku.” Salah satu pemimpinnya menceburkan kudanya ke lepas pantai, dimana berakhirlah satu hamparan bumi di hadapan matanya, lalu ia berkata: “Demi Allah, seandainya aku tahu bahwa dibelakangmu ada daratan dimana orang mengkafirkan Allah, pastilah aku akan memeranginya di jalan Allah.”
Maka (seolah-olah) bumi dimudahkan untuk mereka, semua kesulitan di bumi ini dimudahkan, dan tegaklah keadilan dimana mereka berada. Dan (saat itu) tidaklah ada orang merdeka yang diperbudak di tanah mereka, juga tidak ada orang yang dizalimi.
Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam (pernah) berdiri untuk jenazah orang Yahudi yang lewat di depan mereka seraya berkata: “Bukankan ia juga manusia?” Dan khalifah mereka Al-Faruq pernah menyuruh seorang Nashrani dari mesir untuk meng-qishash anak dari gubernur mereka seraya berkata, “Sesungguhnya anaknya tidak memukulmu kecuali dengan kekuasaan ayahnya.” Kemudian mengatakan sesuatu hal yang kekal (dalam ingatan) hingga sekarang “ Ya ‘Amr, kapan kamu memperbudak manusia, sedangkan ibu-ibu mereka telah melahirkan mereka dalam keadaan merdeka?”
Generasi pun berganti
Hampir berlalu satu atau dua generasi, hingga Islam menjadi sebuah ”butik peradaban” yang memiliki bangunan canggih. Di dalamnya menyatu berbagai khazanah alam. Maka muncullah dari golongan ahli hadits Imam Bukhari, Muslim An-Nîsâbûrî, Abu Dawud as-Sajastanî, dan An-Nasai. Begitu juga Ibnu Hambali Al’Arabi Asy-Syibani. Dan dari golongan ahli tafsir diantaranya Ath-Thabari dan Qurthubi. Begitu juga Ibnu Katsir, Al-Arabi Al-Qurasyiyyi. Kemudian dari ilmu kedokteran dan filsafat diantaranya Ar-Raazi, Ash-Shaby, Ibnu Rusyd Al-Andalusy. Mereka mengangkat syi’ar: “Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu adalah yang paling bertaqwa” (QS. Al-Hujurat: 13). Mereka juga mempunyai seruan: “Tidak ada keutamaan orang Arab atas orang asing kecuali dengan ketaqwaan.”
Zaman silih berganti, dan setiap sesuatu kalau tidak sempurna pasti ada kekurangan. Faktor kelemahan menghinggapi umat Islam dari sisi internal, juga faktor tekanan yang terus menerus dari sisi eksternal. Dan mulailah masa keguguran martabat Islam dalam diri umat ini dan pimpinannya.
Tentaranya rapuh dan perlawanannya luluh serta musuh-musuh punya pengaruh dari segala sisi. Benarlah apa yang difirmankan Allah Ta’ala: Read the rest of this entry
MENGENAL MEREKA, AKU BAHAGIA- kontemplasi seorang murobi part II-habis
Mimpi alias target kitakepada binaan kita akan menuai berbagai macam reaksi. Nekat, ngoyo, ra realistis, akan jadi santapan pekanan, atau harian. Tapi, apakah Anda tahu? Banyak sekali hikmah yang bisa diambil dari “kenekatan-kenekatan” ini. Kalaupun pada endingnya hasil belum dinyatakan berhsil tercapai 100%, inilah manfaat yg bisa didapat:
1. Kita jadi punya orientasi masa depan binaan kita.
Forum DUGEM akan semakin dinamis. Aka nada tantangan-tantangan baru bagi kita maupun binaan kita dalam setiap sesi pertemuannya. Yakin, semuanya akan jadi tambah semangat.Nek mentornya we semangit, kapan binaannya semangat?? Heheh…
2. Planning dan administrasi yang rapi tentang binaan
Beda sekali saya rasakan saat saya punya impian yg jelas untuk binaan saya, dan saat dulu, saya tidak pernah mencanangkan impian apapun terhadap mereka. Bahkan hal yg paling males saya kerjakan-administrasi-pun jadi rapi jail. Progressnya dari waktu ke waktu bisa terbaca. Planning-Actuating-Controlling-Evaluating-Replanning-dst pun jadi sangat teratur dan membentuk sebuah irama (halah…). Dahsyaaaattt! Read the rest of this entry
MENGENAL MEREKA, AKU BAHAGIA- kontemplasi seorang murobi part I
Dalam pengembaraan menjadi seorang mentor ataupun murobi, tidaklah asing ketika kita membubarkan satu atau dua kelompok, mengeluarkan satu atau dua orang dari halaqah (forum kajian), karena inilah sebuah pendampingan intensif yang memerlukan interaksi yang sangat intens, keterbukaan, dan kepercayaan tingkat tinggi antara mentee dan mentor. Keduanya, saling menginspirasi satu sama lain.
Ijinkan saya menuliskan 4 tahun terakhir menggeluti profesi ini.
Mereka datang satu per satu. Satu datang, satu pergi karena tak cocok, datang yang lain lagi berharap, pergi lagi satu dua orang karena pilihan aktivitas yang berbeda, hingga akhirnya terbentuklah sebuah keluarga kecil bahagia, kumpulan dari orang-orang yang masih ingin berjuang memperbaiki diri dan berkontribusi dalam da’wah. Mereka bukan orang-orang hebat, bahkan tak masuk dalam hitungan orang-orang yang mempunyai track record hebat. Sama sekali tidak!
Saya mengenal mereka pertama kali, mereka adalah orang-orang yang ikhlas untuk mengaji dan mengaji, ikhlas untuk berbuat dan berjuang, satu-satu kekurangan diperbaiki. Mulai dari jilbab yang kecil jadi agak besar dan besar lagi. Tadinya make celana panjang, mulai jahit satu-satu rok, sampai akhirnya mereka tak punya lagi celana panjang kecuali untuk dobelan saat outbond.
Polos….ikhlas…dan PROGRESS!! Read the rest of this entry
BALADA PEGAWAI-1
Bersyukur, jangan pernah berhenti, walaupun apa yang terjadi tak sesuai dengan apa yang kau ingini. Bersyukur akan membawamu dalam lautan emas tak bertepi. Membuatmu semakin tegak berdiri dalam naungan Illahi…
Sepekan sudah menjalani aktivitas sebagai pegawai rakyat. Jujur, denial masih ada. Impian2 itu masih membuncah dan tak akan pernah saya matikan. MEncoba untuk amanah dengan yang sudah dipercayakan masyarakat kepada diri yang lemah…sambil terus mencoba tegak dengan idealism yang sudah dipunya….
Bersyukur…..
Setiap hari saat orientasi diingatkan untuk bersyukur, bahwa banyak sekali yang inginkan posisi ini, walaupun aku tak menginginkannya di saat aku mendapatkannya T-T
Saya pengin cerita pada hari pertama menghadiri penyerahan SK. Kami semua dipanggil ke kantor Bupati. Berdasarkan cerita kakak kelas, Bupati tahun lalu meminta yang putri untuk memasukkan jilbab dalam baju. Jika tidak, maka akan dikeluarkan dan tidak boleh mengikuti prosesi (Keluarkan saja sekalian dari pegawai negeri, cabut SKnya, dengan senang hati akan kujalani .wkwkwk…). Bendera perang sudah kusiapkan sejak jauh hari.
Memakai baju KORPRI lengkap dengan lencana dan papan nama (jangan dibayangkan papan namanya narapidana, ya..wkwk), melaju dengan agak malas menuju kantor Bupati. Pertama, sejak dua hari sebelum penyerahan SK saya tiap malam demam (sepertinya stress berat
). Dan di hari penyerahan SK, sejak pukul 3 dinihari, diare hampir 10 kali. Malas dan lemes rasanya…..Alasan malas yang kedua adalah membayangkan akan terjadi perang idealism (weleh…)
Sampai di panitia, orang pertama sudah mengingatkan saya untuk memasukkan jilbab. Dengan halus, saya bertanya:
“Kalau misalnya saya tidak memasukkan jilbab ke dalam baju bagaimana, Pak?”
“Ya liat saja nanti, Pak Bupati akan negdika tentang hal ini”
“Baiklah, pak..nunggu pak Bupati saja.”
Alasan malas mulai terbukti…..
Ketika duduk sambil menahan dingin yang menggigil, seorang ibu kembali mengingatkan untuk memasukkan jilbab ke dalam baju. Teman di sebelah sudah mulai galau dan akhirnya,,,dia masukkan jilbab kebaju. Bodo amat,,,emang loe pade mau tanggungjawab di akherat?
Lagi, 15 menit mnjelang kedatangan Bupati, seorang Bapak-bapak staf menunjukiku toilet dan meminta hal yang sama: masukkan jilbab dalam baju. Sebntar saja, saat prosesi dengan Bupati. Heran,,,,emangnya horror banget ya, Bupati itu? Aku hanya tersenyum ngeyel sambil nyengir (nyengir nahan mules2, nek iki)
Aku punya prediksi, kali ini isu jilbab dimasukkan tidak akan diangkat oleh pejabat, karena 3 hari lagi coblosan Bupati. Membuat isu ini bediri, sama saja menghancurkan diri sendiri. Wkwkwk….
SAmbil deg-degan sepanjang prosesi dengan statemen-statemen yang akan keluar tentang jilbab yang kami pakai –soale ada bolo beberapa akhwat ^^-, satu per satu kalimat para pejabat saya dengarkan baik2. Ajib….perkiraanku tepat. Bahkan sampai detik terakhir penyerahan SK, isu jilbab yang dimasukkan sama sekali tidak disinggung. Lega….sekali,,,sekaligus bertanya,,apa gerangan setelah ini?
Hopefully, beliau nggak jadi Bupati lagi ![]()
Sebegitu sensinyakah?
Daripada banyak bikin akhwat malu di depan umum dan menginjak-injak harga diri muslimah,,,dosane tambah,maka cukuplah berhenti samapi di sini saja. Aamiin….
Bukan apa2, pada apel2 pagi yang dihadirinya, jika ada muslimah yang tidak mau memasukkan jilbabnya dalam baju, muslimah tersebut namanya dipanggil lengkap dan di depan peserta apel pagi yang lain, muslimah ini disuruh memasukkan jilbabnya ke bajunya! Terlalu….>.<’
Sampai-sampai, ada pejabat dinas yang sholih, lebih menganjurkan kepada para muslimah untuk menghindari apel pagi alias mbolos apel daripada harus dipermalukan. Semoga Allah merahmati pejabat ini dengan segala kerendahan hatinya dan usahanya untuk ikut menegakkan izzah muslimah.
Saya heran, kok nggak ada yang berani ngelawan. Ide nakal pun muncul, kapananane apel pagi ditempatku, aku akan ikut dan jika diperintahkan untuk memasukkan jilbab, aku akan tetap diam tanpa gerak. Kiro2 kepiye yo?? Siapa yang dipermalukan??? Wkwkwk…..bawahane mbalelo……..dan dengan senang hati yuhui….kalaupun SK dicabut…bersyukur lagi,,sudah dikeluarkan dari jeratan kedzoliman ini. Wkwkwk….doh….niate, nduk………
KIBARKAN JILBABMU!!!


